[email protected]

(+62) 361 9082983

Pariwisata Berkelanjutan: masa depan yang kita mau untuk menyelamatkan air tanah Bali

Para pembangun masa depan untuk Bali sudah memutuskan untuk membangun masa depan Bali dengan “Pariwisata Berkelanjutan”. Pertanyaannya adalah bagaimana Bali akan dapat meraih tujuan yang berkelanjutan dengan pendekatan “bisnis yang seperti biasanya”?

“Bagaimana kita dapat membuat perubahan yang nyata di masa yang akan datang secara berkelanjutan – bagaimana kita dapat terus mendukung pertumbuhan tanpa harus melestarikan apa yang tersisa, tanpa ada perencanaan tindakan yang terpadu, dimana sumber daya alam di pulau ini sudah mulai habis satu persatu dimangsa oleh pembangunan yang berlebihan?” dikutip dari pidato yang disampaikan oleh Ade Andreawan selaku direktur Yayasan IDEP Selaras Alam, kepada para delegasi konferensi “Sustainable Tourism: The Future We Want” di Bali.

Yayasan IDEP bersama dengan para konservatoris, aktivis lingkungan, akademisi, badan pariwisata, dan para pemikir masa depan menjadi panelis dalam acara konferensi “Sustainable Tourism: The Future We Want”  merupakan bagian dari rangkaian acara Forum for International Tourism & the Environment (FITE) yang diselenggarakan oleh Institut Français d’Indonesie dan Kementrian Pariwisata Indonesia di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, Nusa Dua, Bali pada tanggal 2 – 3 Juni 2016.

IDEP Foundation on Forum for International Tourism and the Environment Conference

(Foto oleh Alliance Française)

Ade Adreawan (kiri) bercerita tentang Program Perlindungan Air Bali sebagai panelis dalam sesi “Reasoned agriculture, culture and tourism development: lessons learned in Bali” – tema yang diusung untuk para mahasiswa, peneliti, serta media publik untuk saling berdialog tentang pariwisata yang berkelanjutan dan apa upaya-upaya yang dapat dilakukan sektor ini untuk terus berkontribusi mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan secara global, dengan menanggulangi isu-isu lingkungan dengan melakukan mitigasi yang berkelanjutan.

Yayasan IDEP diundang dalam kegiatan ini sebagai sebuah badan yang berpengalaman dalam bidang pembangunan yang berkelanjutan untuk masyarakat serta peningkatan ketahanan, terutama dalam isu krisis air yang dapat mengancam pertanian dan keberlangsungan hidup masyarakat Bali melalui program Perlindungan Air Bali (BWP).

Menghindari krisi air di Bali – dengan cara apapun – seharusnya menjadi prioritas bagi industri pariwisata di Bali yang bekerja untuk ‘keberlanjutan’. Resiko terhadap bisnis seperti kekurangan air, juga akan meningkatkan resiko polusi air dan pembengkakan biaya water treatment bagi industri perhotelan. Sangat jelas bahwa saat ini kita sedang berada di ujung tanduk untuk menghadapi krisis air, dan apabila hal ini masih terus diacuhkan, makan dampaknya akan sangat besar dan berbahaya bagi sektor pertanian, bagi masyarakat Bali, hingga bagi sektor pariwisata di Bali.

Konservasi air bersih mungkin merupakan konsep yang baru bagi masyarakat Bali – yang dulu disebut sebagai Pulau Dewata dengan sumber daya yang berlimpah – dan para ahli dan peneliti bersama IDEP menemukan bahwa 65% konsumsi air bersih di Bali diperuntukan bagi industri pariwisata. Lihat: www.idepfoundation.org/bwp.

Delapan puluh persen sumber ekonomi di Pulau Bali berasal dari sektor pariwisata (Jakarta Post, 2012), secara langsung memperkerjakan 28% tenaga kerja dari Bali, menyediakan 674,600 peluang pekerjaan (SEI International). Jadi sangatlah penting peran air untuk menghidupi pulau ini, bisa dibayangkan apabila bencana seperti kekeringan dan polusi air akan berakibat sangat buruk bagi masyarakat Bali.

IDEP Foundation on Forum for International Tourism and the Environment Conference

Pembelajaran dari Thailand dan Vietnam bahwa mereka sedang menghadapi krisis ketersediaan air bersih karena eksploitasi air dari pembangunan yang berlebihan untuk pariwisata – jadi seharusnya Bali bisa belajar untuk menghindari dampak yang sama.

Pentingnya pelaksanaan pariwisata yang berkelanjutan menjadi sorotan utama bagi semua topik yang dibahas dalam konferensi ini (FITE.red), namun sudah sangat jelas bahwa masih sedikit aksi yang dilakukan untuk mencapai titik keberlanjutan tersebut. Aksi yang terbatas, berdampak kecil sudah tidak lagi signifikan untuk membuat perubahan – seharusnya kita dapat melakukan lebih dari hanya sekedar mematikan lampu dan menggunakan seprai secara berulang.

IDEP Foundation on Forum for International Tourism and the Environment Conference

Program Perlindungan Air Bali saat ini masih berdiri sendiri untuk mengenalkan solusi untuk melindungi Bali dari krisis air – meskipun tidak menyelesaikan masalah secara keseluruhan, setidaknya bagian yang paling penting adalah diperlukan tindakan yang saling berkesinambungan dari para pelaku dalam industri pariwisata untuk menangani masalah ini.

Dalam konferensi ini juga dilakukan penjurian untuk kompetisi video esai tentang pariwisata yang berkelanjutan yang dibuat oleh para mahasiswa dari Perancis dan Indonesia.

Dengan harapan bahwa bagian konferensi Forum for International Tourism & the Environment (FITE) yang melibatkan panelis dengan tingkatan yang tinggi (berdasarkan keahlian di bidang masing-masing) seperti Conservation International Indonesia, Kedutaan Prancis, perwakilan dari Kementrian Pariwisata, Dewan Pariwisata Bali, dan pendidik dari Fakultas Pariwisata dan Fakultas Kelautan & Perikanan UNUD – menyatakan bahwa tenaga professional Indonesia sudah siap untuk mengimplementasikan tindakan keberlanjutan dalam sektor pariwisata.

“Kami sangat takjub dengan meningkatnya perhatian dan kesadaran para calon profesional di bidang pariwisata, dan ini meningkatkan harapan kami untuk kebaikan pengembangan industri pariwisata.” Ungkap salah satu peserta dalam konferensi tersebut.

Alam membutuhkan itu, dan keberlangsungan alam juga tergantung dari aksi kita, dan mencari pendukung utama dari industri pariwisata untuk Program perlindungan Air Bali dapat membawa Bali ke jenjang yang lebih baik.

Dukung Program Perlindungan Air Bali (BWP).

Temukan di: www.idepfoundation.org/bwp.

 
 
 

Berlangganan Buletin IDEP

Berikan bantuan yang akan merubah hidup. 100% mendanai proyek amal.

 

 

IDEP Foundation | Helping People to Help Themselves

IDEP Foundation | Yayasan IDEP Selaras Alam
Membantu Masyarakat Mandiri
Br. Medahan, Desa Kemenuh, Sukawati
Gianyar - Bali
Telp. +62 361 9082983

 

 

 

IDEP di Instagram