[email protected]

(+62) 361 9082983

Meningkatkan Ketangguhan Petani di Pedawa

Sejak 2016 IDEP mendukung petani di Bali untuk menjadi tangguh dengan memproduksi benih organik mereka sendiri. Salah satunya, kerjasama dengan petani di Pedawa, Buleleng. Di tempat yang sejuk ini, para petani bisa menghasilkan benih-benih sayuran seperti kacang panjang, terong, kemangi, belayan, buncis, dan labu. Tanaman-tanaman tersebut merupakan tanaman lokal yang sesuai dengan kondisi tanah dan iklim Pedawa.

 

Tim IDEP menerima benih organik dari salah satu petani di Pedawa (Foto: Gusti Diah)

 

Benih-benih organik yang dihasilkan oleh petani lokal akan didistribusikan langsung oleh IDEP. Proses transaksi ini pun menjadi waktu berharga untuk bersilaturahmi dengan para petani. Seperti kunjungan yang dilakukan IDEP pada 4 Mei 2021 kemarin. Selain melihat kondisi kebun dan memperoleh benih, para petani juga berbagai cerita tentang pengalaman mereka berkebun, masalah-masalah yang dihadapi, hingga rencana-rencana mereka dalam mengelola kebun. Kedekatan ini terjalin karena hubungan antara petani dan IDEP yang telah berlangsung cukup lama.

 

Tim IDEP Wayan (kanan) berbincang dengan petani (Foto: Gusti Diah)

 

Para petani di Pedawa telah memproduksi benih selama lebih dari 5 tahun untuk selanjutnya disalurkan oleh IDEP ke pasaran. Benih-benih yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang sangat baik. Setelah sekian lama dimanjakan dan dibuat tergantung oleh benih hibrida, para petani mulai mengerti pentingnya memproduksi benih organik yang berkualitas secara mandiri. Pada awal terbentuknya kerja sama ini, para petani dilibatkan dalam pelatihan pembenihan. “Awalnya para petani agak ragu, namun setelah didampingi, mereka mulai yakin dan berjalan hingga saat ini,” ungkap Kadek Asteya, petani dari Pedawa.

 

Sapi-sapi yang dipelihara para petani (Foto: Gusti Diah)

 

Pelatihan pembenihan tidak hanya sekali diadakan IDEP. Awalnya pelatihan dilakukan khusus di Desa Pedawa, kemudian para petani pun diajak untuk mengikuti pelatihan di kantor IDEP. Pengalaman ini sangat membantu para petani untuk mengelola kebun organiknya. Hingga saat ini, terdapat 10 petani benih yang berasal dari Pedawa. Keterlibatan dalam produksi benih organik telah memberikan dampak yang positif terutama dalam meningkatkan pendapatan para petani. “Biasanya petani disini hanya menunggu hasil tahunan dari berkebun, namun saat ini bisa memperoleh tambahan dengan menjual benih,” kata Kadek Asteya.

 

Petani menunjukan bagaimana sistem biogas bisa menjadi bahan bakar kompor mereka  (Foto: Gusti Diah)

 

Selain memproduksi benih, para petani juga ikut bekerja sama untuk mengelola sapi IDEP. Setiap petani akan merawat beberapa sapi di lahannya masing-masing. Kotoran yang dihasilkan sapi pun dimanfaatkan sebagai kompos dan bahan bakar biogas.

 

Secara perlahan, petani telah mampu untuk mandiri mengelola kebun produksi mereka. Bahkan ketika sapi telah berada di usia matang untuk dijual, para petani akan memperoleh 70% dari hasil penjualan sapi IDEP. Sistem ini pun diakui Kadek Asteya sangat berpihak pada petani. Ia juga sangat berharap agar dapat mengajak petani lainnya untuk sama-sama memproduksi benih organik dan komposnya secara mandiri. (Gd)

 
 
 

Berlangganan Buletin IDEP

Berikan bantuan yang akan merubah hidup. 100% mendanai proyek amal.

 

 

IDEP Foundation | Helping People to Help Themselves

IDEP Foundation | Yayasan IDEP Selaras Alam
Membantu Masyarakat Mandiri
Br. Medahan, Desa Kemenuh, Sukawati
Gianyar - Bali
Telp. +62 361 9082983

 

 
 
 

 

IDEP di Instagram