kembali ke home Tentang IDEP Program Lingkungan Program Pendidikan Program Sosial Program Bencana Bila Ingin Membantu Program Media Download Media IDEP Galeri Foto Site Map Hubungi IDEP
cari di situs
English site
Program
Penanggulangan
Bencana
Kerlibatan IDEP
dalam penanganan
bom Bali
Komunikasi
‘Bali Updates’ IDEP
pada saat bom Bali
Tentang program pemulihan bencana yayasan IDEP

Kurikulum penanganan bencana masyarakat Yayasan IDEP

Preview of IDEP's Community Crisis Response Kits
Keterlibatan IDEP dalam penanganan Bom Bali


Lebih dari 200 orang meninggal ketika dua bom meledak di Kuta, Bali pada malam tanggal 12 Oktober 2002. Salah satu dari ledakan menimpa Paddy’s Bar dan yang kedua meledak di dalam sebuah van di luar Sari Nightclub.

Atas nama seluruh anggota Yayasan IDEP, kami ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dan teman korban atas terjadinya tragedi ini.

Sangat sulit untuk menyatakan dalamnya kesedihan dan simpati yang kami rasakan.

Kami, anak-anak kami dan orang-orang yang kami cintai, juga merasa sedih melihat perjalanan kita ke masa depan di dunia ini dipenuhi rasa ketakutan dan kemarahan. Harapan kami bertumpu pada respons orang-orang yang dengan penuh kasih dan cepat berusaha untuk menyelamatkan banyak jiwa, dan mengurangi penderitaan dengan segala cara di saat yang sulit ini.

Yayasan IDEP juga ingin menyebutkan banyak organisasi dan perorangan yang telah berpartisipasi dengan dedikasi yang luar biasa pada saat darurat ini. Kami berharap bahwa usaha yang dilakukan oleh relawan dan staf profesional dari segala lapisan masyarakat bisa dianggap sebagai rasa ikut berkabung kami bagi mereka yang telah banyak menderita.

kembali ke atas

Ringkasan dari respons yang dilakukan oleh yayasan IDEP
Hari Minggu, tanggal 13 oktober
• Seorang wakil dari IDEP sudah tiba di Rumah Sakit Sanglah jam 9 pagi. Dia langsung bernegosiasi dengan administrasi Rumah Sakit Sanglah untuk mendirikan pos penerangan yang akan membantu dalam mengumpulkan informasi dan mengarahkan keluarga dan teman-teman korban tragedi ini.

• Laporan untuk bantuan yang diperlukan di rumah sakit disampaikan melalui telepon ke kantor pusat kami di Ubud. Jam 1 siang kami telah membentuk operasi email dan telepon switchboard dari ‘Bali Updates’ yang dirancang untuk bisa menerangkan orang-orang akan donasi dan bantuan yang diperlukan di lapangan. Informasi ini diperbarui secara rutin setelah kebutuhan mendesak yang baru ditentukan.

Klik di sini untuk membuka indeks dari ‘Bali Updates’ yang dimasukkan dalam online melalui BARU.

• Kami membantu dalam menentukan, dan dalam beberapa kasus mentransport, donor jenis-jenis darah khusus yang diperlukan, sekaligus menyampaikan keperluan bantuan air/ makanan / seprei dan sebagainya.

• Hari Minggu malam dua wakil IDEP tiba dan mulai membantu dengan pengarahan donor darah dan meningkatkan alur informasi antara krisis center hotline dengan keluarga korban, karyawan di kamar mayat dan sal-sal rumah sakit.

Hari senin tanggal 14 Oktober
• Yayasan IDEP menentukan penggunaan dari rekening darurat sumbangan untuk membantu kebutuhan langsung korban. Permintaan untuk sumbangan yang diperlukan disebar-luaskan melalui Bali Updates serta media lokal dan internasional.

• Kami membuat dan menyebarkan pernyataan pres ke media lokal dan internasional untuk membangkitkan kesadaran dan meminta bantuan untuk mengungsikan korban lokal yang dalam keadaan kritis.

• Kami terus menyebarkan permohonan sumbangan untuk obat-obatan tertentu, relawan yang bisa membantu dengan terjemahan dan konseling.

• Kami membuat dan menyebarkan berita Update kelompok relawan yang bekerja di sana.

• Membentuk jaringan antara organisasi, relawan, dan karyawan Rumah Sakit Sanglah.

Hari selasa, Tanggal 15 Oktober
• Meneruskan jaringan dan penyampaian permohonan untuk bantuan seperti di atas. Menjawab email dan menyampaikan dukungan yang didapat dari email ‘Bali Update’ yang mulai bersirkulasi internasional.

• Di Rumah Sakit Sanglah kami mulai berhubungan dengan media lokal dan internasional, dan mencoba untuk mengatur wakil-wakil media ini supaya tidak mengganggu kegiatan di rumah sakit ini.

• Menjadi perantara antara kelompok relawan, administrasi dan karyawan rumah sakit.

• Kami membentuk jaringan non-formal media watch ke luar negeri, untuk menyampaikan laporan media yang salah tentang situasi dan terutama kebutuhan di lapangan.

• Kami bekerja dengan pegawai sekolah Suta Dharma untuk memulai proyek yang menggairahkan murid-murid untuk menghilangkan trauma dengan menciptakan cerita dan menggambar tentang perasaan mereka terhadap tragedi ini, klik di sini untuk melihat beberapa karya mereka. (Lihat di bawah)

Hari Rabu, tanggal 16 Oktober
• Menyebarkan sebanyak mungkin informasi Update yang akurat. Mempromosikan website BARU www.balireliefubud.org dan www.BaliSOS.com.

• Networking dan mendukung kegiatan di lapangan. Termasuk menjadi perantara dengan media lokal dan internasional.

• Mengelola 50 sampai 150 email setiap hari dan memberikan dukungan. Mendukung usaha Bali Hati dan mengarahkan donor ke rekening mereka.

Hari Kamis, tanggal 17 Oktober sampai Hari Kamis 31 Oktober
• Menyebarkan sebanyak mungkin informasi Update yang akurat. Mempromosikan website BARU www.balireliefubud.org dan www.BaliSOS.com.

• Networking dan mendukung kegiatan di lapangan. Termasuk menjadi perantara dengan media lokal dan internasional.

• Mengelola 50 sampai 150 email setiap hari dan memberikan dukungan. Mendukung usaha Bali Hati dan mengarahkan donor ke rekening mereka.

Hari Jumat Tanggal 30 Oktober sampai sekarang
• Menyebarkan sebanyak mungkin informasi Update yang akurat yang kami ketahui dan networking serta mendukung kegiatan di lapangan.

• Mempromosikan website BARU www.balireliefubud.org dan www.BaliSOS.com (file lengkap dari Bali Update yang tersedia di kedua sites). Klik di sini untuk membuka halaman link kami.

• Untuk menyampaikan peningkatan masalah rekonstruksi sosial dan ekonomi, IDEP mulai menyiapkan dan melaksanakan program untuk pemulihan bencana, dengan fokus memerangi kemiskinan.

kembali ke atas

Kegiatan seni anak-anak dalam respons terhadap krisis di Bali
Sebagai bagian dari respons langsung kami terhadap krisis di Bali, yayasan IDEP telah mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan kelas Kesenian di sekolah Suta Dharma. Sebagaimana anak-anak di Bali lainnya yang dihujani dengan gambar-gambar kekerasan dari media yang meliputi tragedi ini, kami merancang kelas yang bisa membantu anak-anak untuk mengekspresikan reaksi mereka dan menyiapkan sebuah forum untuk membicarakan perasaan mereka.

Kelas ini akan membantu untuk mengatasi perasaan tentang apa yang telah terjadi dan memberikan fokus yang positif akan apa yang bisa mereka lakukan. Jenis kelas yang dirancang untuk membantu mengatasi trauma ini, sekarang banyak digunakan di sekolah-sekolah di pulau ini.

kembali ke atas
     
 
klik pada "Galeri Foto" tombol di atas untuk melihat galeri foto
Pemandangan tragis di Kuta pada malam tanggal 12 Oktober 2002
Persembahan yang di tempatkan di pantai untuk korban bom
Penanganan tragedi
termasuk ribuan
relawan
Pusat info di Sanglah di mana nama-nama korban dikumpulkan
Sumbangan darah
jenis yang khusus yang dibutuhkan
Mengkoordinasi semua yang terlibat dalam krisis sangat rumit
Pusat di Rumah Sakit Sanglah yang sibuk sepanjang hari
Rumah sakit setempat dan harus bekerja melampaui batas
Tim paket bencana IDEP sedang bekerja dari pelajaran yang didapat
Ribuan email
dikeluarkan tentang
keadaan di lapangan
Permohonan sumbangan di sebarkan ke seluruh dunia
Dampak psikologi dan ekonomi dari tragedi ini sangat besar
Gambar dari seorang anak yang mencoba
untuk mengerti
Berita di TV yang
menyebabkan trauma anak-anak BALI