kembali ke home Tentang IDEP Program Lingkungan Program Pendidikan Program Sosial Program Bencana Bila Ingin Membantu Program Media Download Media IDEP Galeri Foto Site Map Hubungi IDEP
cari di situs
English site

Tentang IDEP

Kantor Pusat
Infrastruktur
Organisasi
Misi & Visi
Pendukung IDEP
Penasehat IDEP
Pengakuan Resmi
Link
Mitra IDEP
Terbentuknya IDEP
Tentang
Permaculture

Buletin IDEP
Buletin Yayasan IDEP


Baru-baru ini Yayasan IDEP mulai menerbitkan sebuah buletin. Selama buletin ini dalam produksi, kami akan memperlihatkannya di website kami untuk kemudahan dibaca dan di-download. Apabila Anda ingin bergabung dalam mailing list kami & menerima pemberitahuan tentang buletin yang di-upload, silakan mengisi nama Anda, negara tempat tinggal Anda dan alamat email Anda, di bawah ini.

Nama:
Negara:
Email:
 
Pilihlah dokument di bawah ini

Buletin & Informasi Yayasan IDEP
>> >> Tragedi Bali Bom > Program Penanganan IDEP

Kegiatan IDEP setelah tragedi bom Bali | Program Mikro Ibu kami | Koperasi Kredit masyarakat | Panduan Umum Penanggulangan Bencana untuk Masyarakat | Kalau Anda ingin membantu

The impacts of the Bali Bomb tragedy on the Balinese and people worldwide was devastating
The enormous volunteer effort in response to the tragedy included people from all sectors
Participants in IDEP’s women’s micro enterprise program make offerings for sale in their community
The program has positive impacts in the community as women use income to help their families
The coop in its early days. The coop also offers basic household commodities at reduced prices
Patrick Van Kampen and the Seminyak Rotary Club supported
the coop’s
initial establishment
One of the disaster prone areas in East Bali where the CBCR curriculum was first pilot tested
Community representatives from villages island wide reviewed and made suggestions for contents
The curriculum was then sent to Jakarta for ongoing evaluation by some of Indonesia’s top agencies
CBCR’s 1st edition is now published on-line for free downloading, and will be piloted in disaster zones

Atas nama setiap orang di IDEP kami ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga dan teman dari korban tragedi yang menyedihkan ini.

Kami berharap bahwa usaha yang dilakukan oleh para relawan dan professional dari berbagai kalangan, bisa diartikan sebagai ungkapan rasa duka cita kami untuk mereka yang telah banyak menderita. Sebuah ringkasan kronologi dari respons yang dilakukan oleh IDEP bisa dilihat pada website kami: www.idepfoundation.or

Kegiatan IDEP setelah Tragedi Bom Bali
Rangkuman kegiatan yang dilakukan oleh tim IDEP
  • Mendirikan pos informasi di Rumah Sakit Sanglah tgl. 13-10-2002 pagi
  • Membuat ‘Bali Update’ untuk menyampaikan kebutuhan dan kegiatan di lapangan
  • Mencari dana dan menyalurkan jasa dan sumbangan uang serta keterangan
  • Media Internasional dan lokal Media / membentuk jaringan ‘media watch’ internasional
  • Jaringan antar organisasi, relawan, dan karyawan Rumah Sakit Sanglah
  • Inisiasi pemulihan trauma di sekolah dasar setempat
  • Mediator antara grup-grup relawan, Administrasi dan karyawan Rumah Sakit
  • Jaringan dan dukungan kegiatan di lapangan
  • Promosi untuk BARU www.balireliefubud.org & www.BaliSOS.com websites
Untuk menangani re-konstruksi sosial dan ekonomi, IDEP mulai:
  • Persiapan strategi yang sesuai dengan perkembangan yang berkelangsungan dan memberantas kemiskinan
  • Penilaian kemampuan internal proyek kami dalam menghadapi tantangan
  • Membina jaringan dengan proyek-proyek lokal untuk meningkatkan manfaat yang positif dari program-program yang sedang berlangsung
  • Perencanaan, perkembangan dan pelaksanaan program-program di bawah ini

Program Perkembangan Usaha Mikro untuk Ibu-ibu

Pada saat dampak luas ekonomi dari menurunnya pariwisata setelah bom Bali makin jelas dirasakan, IDEP segera mulai melaksanakan program yang membantu dalam pengembangan dan dukungan untuk grup kerja wanita yang berbasis masyarakat. Program ini adalah program peminjaman uang mikro dan sistem bantuan benih, yang mengurangi kemiskinan dengan menambah pemasukan dan menambah peluang kerja untuk kaum wanita yang hidup di daerah-daerah miskin.

Peminjaman ini diberikan kepada ‘kelompok kerja’ wanita (rata-rata 15-30 wanita dalam setiap kelompok) dalam bentuk alat-alat produksi dan proses serta pelatihan tentang tehnik dan pemasaran hasil produksi mereka. Dalam beberapa kasus, modal benih juga disediakan. Program-program ini dilakukan dengan dukungan dari pemimpin masyarakat setempat. Penerima pinjaman adalah pengusaha kecil wanita dan/atau yang tidak mempunyai pekerjaan dan hidup dalam kemiskinan. Umumnya wanita-wanita ini hidup di tengah masyarakat yang miskin seperti wilayah yang telah dilanda bencana, dan wilayah yang kondisi tanahnya non-produktif.

Sampai sekarang IDEP telah mengembangkan 6 koperasi yang mendukung kehidupan lebih dari 150 wanita dan keluarganya. Kami terus mengembangkan kelompok-kelompok baru, karena dukungan telah diterima dan siap untuk meluncurkan inisiasi baru di daerah lain.

kembali ke atas
Program Koperasi Kredit Mikro berbasis masyarakat

Dibangun atas keberhasilan prinsip program Pengembangan Usaha Kecil Untuk Wanita, dan dengan dukungan Seminyak Rotary Club, IDEP telah merancang dan melaksanakan sebuah program yang akan membawa manfaat bagi perkembangan Ekonomi Berbasis Masyarakat dalam masyarakat Bali di wilayah Ubud. Program ini dilaksanakan dengan bantuan dari banyak tokoh masyarakat Ubud termasuk Ubud PKK, dan wakil dari Lembaga Konsumen Gianyar, dan Yayasan Bali Hati. Semua mengerti akan mendesaknya kebutuhan untuk bertindak langsung untuk membantu orang-orang miskin di Ubud.

Program ini dirancang untuk membantu pedagang kecil yang terperangkap dalam kredit dengan bunga yang sangat tinggi oleh lintah darat yang biasanya banyak berkeliaran di pasar-pasar. Ini adalah solusi praktis yang menawarkan kesempatan bagi para pedagang kecil untuk menerima pinjaman dengan bunga yang bisa dijangkau, dikombinasikan dengan toko koperasi berbasis masyarakat yang menjual barang-barang kebutuhan dasar rumah tangga dengan harga murah. Koperasi ini juga akan menjadi wadah langsung untuk program kesadaran masyarakat kami tentang pengelolaan sampah, kesehatan dan gizi serta memperkuat kemampuan dalam perkembangan usaha kecil. Kantor pusat program ini bertempat di sebuah ruangan yang disumbangkan di Puri Ubud. Koperasi baru ini dimulai secara resmi pada bulan Januari 2004. Respons dan minat masyarakat setempat membuahkan 36 anggota yang langsung bergabung dalam koperasi ini. Setiap anggota membayar Rp 1.150.000,-. Dana ini kemudian disatukan dengan bantuan uang dari IDEP dan Rotary Club untuk mengisi kas koperasi sebagai modal pertamanya, dan koperasi ini sekarang telah berjalan dengan lancar

kembali ke atas
Program Persiapan & Penanganan Krisis Berbasis Masyarakat

Para relawan yang membantu Bom Bali menyimpulkan dengan jelas bahwa masyarakat berperanan sangat penting dalam penanganan dan pemulihan krisis. Karena potensi terbesar untuk menyelamatkan jiwa adalah jam-jam pertama setelah bencana terjadi. Masyarakat yang telah siap dan dikelola dengan baik akan merupakan kunci sukses dalam usaha menyelamatkan jiwa, mengurangi penderitaan dan kerusakan sarana dan prasarana. Pada kasus bencana sosial atau bencana alam yang bisa dicegah, masyarakat malah mungkin bisa melakukan usaha pencegahan sebelum bencana terjadi.

Maka pada bulan July 2003 IDEP meluncurkan sebuah program yang dirancang khusus, yang termasuk kebutuhan untuk penilaian dan perkembangan percobaan dari program Persiapan & Penanganan Krisis Berbasis Masyarakat. Adalah harapan kami bahwa program ini akan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk membantu menangani sendiri pada saat bencana terjadi dan mengurangi potensi krisis yang disebabkan oleh kurang lancarnya komunikasi di dalam dan di antara masyarakat. Program ini dibangun dengan dasar pelajaran yang didapat dari Tragedi Bom Bali. Memperkenalkan tehnik-tehnik pencegahan, persiapan, penanganan dan pemulihan yang baru. IDEP bekerja sama dengan peneliti lokal dan internasional untuk memastikan world best practices dalam menanggapi bencana, dan kemudian menggabungkannya dengan cara-cara tradisional dan mengisi kekurangannya dengan paket fasilitas yang sesuai dengan adat dan budaya di Indonesia. Paket ini berisi dukungan berbasis masyarakat untuk menanggapi bencana melalui tiga tahap persiapan dan pencegahan, penanganan dan pemulihan. Sebagai bagian dari proyek ini IDEP telah membuat laporan rinci dari proses penanganan dan pemulihan yang telah dilakukan sehubungan dengan Tragedi Bom Bali. Untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut tentang hal ini, hubungi: Graeme Stevens, Proyek manager CBCR IDEP. Sekarang proses uji-coba dan evaluasi telah selesai, kami merencanakan untuk meluncurkan tahap kedua dari program ini, yang akan memastikan cara yang terbaik untuk penyebaran paket ini kepada masyarakat di seluruh Indonesia serta internasional melalui internet. Hal ini perlu dilakukan supaya apabila suatu waktu dibutuhkan, seperti yang terjadi pada bulan Oktober 2002, bisa dengan cepat menggunakan alat yang bermanfaat ini untuk menangani bencana, apabila memungkinkan bisa mencegah terjadinya krisis, dan bisa lebih bersiap-siaga dalam menangani sebuah krisis.

kembali ke atas
Apabila Anda ingin membantu

Apabila Anda ingin mendukung program ini atau program-program Yayasan IDEP lainnya, silakan hubungi kami atau klik di sini untuk melihat bagian sumbangan dari website kami agar lebih jelas.

kembali ke atas