[email protected]

(+62) 361 9082983

Diskusi Bersama untuk Atasi Krisis Air Tanah di Bali IDEP Foundation - Bali Water Protection (BWP)

Peran serta masyarakat sangatlah penting untuk mengatasi permasalahan krisis air di Bali. Maka dari itu, Bali Water Protection (BWP) mengadakan Pertemuan bersama para pemangku kepentingan pada Senin, 28 Juni 2021. Kegiatan yang berlangsung di Taman Baca Kesiman ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam program penanggulangan krisis air.

 

Pemaparan upaya BWP dalam mengatasi krisis air di Bali

 

Penelitian tentang Krisis Air di Bali

Sebagai gerakan yang memegang hasil riset sebagai landasannya, BWP mengawali pertemuan ini dengan berbagai riset tentang kondisi air tanah di Bali. Sebagian besar kabupaten/Kota di pulau ini memiliki permasalahan kualitas air, seperti daerah dekat laut yang telah mengalami intrusi, kemudian penurunan jumlah air tanah di dataran tinggi Bali.

Industri pariwisata menjadi konsumen air tanah terbesar, bahkan pada tahun 2018 mencapai 65% dari jumlah air di Bali. Konsumsi berlebih ini juga telah mengeksploitasi air tanah di Bali, sehingga menyebabkan beberapa ancaman. Diantaranya Defisit air di Bali sebanyak 13,6%, bencana kekeringan, intrusi air laut, dan menurunya kualitas air di seluruh kabupaten di Bali.

Permasalahan tersebut diperoleh dari beberapa sampel air yang diambil di beberapa titik. “Tim riset BWP menemukan menurunnya kualitas air sebagian besar terjadi di daerah pesisir Bali,” kata Dewie, Communication Officer dari Bali Water Protection.

 

Program untuk Mengatasi Krisis Air di Bali

Berangkat dari permasalahan kondisi air di Bali, BWP hadir dengan beberapa program, diantaranya: ‘Adopt A Well’ yang telah dilakukan di seluruh kabupaten di Bali; ‘Adopt A River’ dengan memberikan edukasi ke sekolah-sekolah di Bali; dan ‘Adopt A Water’ yang merupakan seluruh kegiatan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga air tanah. Ketiga program tersebut hingga saat ini terus berkembang dan menambah targetnya untuk mengoptimalkan tujuan gerakan.

Dari tahun 2018 hingga 2021, BWP menargetkan pembangunan sumur imbuhan sebanyak 132 unit. Kemudian edukasi kepada siswa sekolah dasar di 300 sekolah. “Edukasi tentang sumur resapan dan konservasi air tanah kami berikan kepada para guru juga, sehingga nantinya materi tersebut akan diimplementasikan dalam sistem pembelajarannya,” ungkap Dewa Wira, Program Officer Bali Water Protection. Selain itu kampanye juga semakin digalakan dengan mengoptimalkan berbagai media dan instrumen, dengan target 15 kegiatan.

Selain itu, ada berbagai metode yang dikembangan BWP untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap permasalahan air di Bali. Diantaranya pembuatan video dokumenter yang bekerjasama dengan Niskala Studio. Dokumenter ini akan memperlihatkan degradasi air tanah di pesisir Bali dan keberadaan sumber air di Hutan Bali Barat yang kian menurun. Selain itu beberapa diskusi telah dilakukan bersama masyarakat baik secara luring maupun daring, sebab partisipasi masyarakat memang sangat dibutuhkan untuk keselamatan air tanah di Bali. Untuk itu, kegiatan-kegiatan memicu kreatifitas juga dilakukan, seperti lomba poster dan Photo Story.

 

Partisipasi peserta dalam pertemuan stakeholder

 

Peran Serta Pemangku Kepentingan

Kilas balik dan rencana-rencana gerakan BWP pun mendapat sambutan baik dari para pemangku kepentingan yang hadir. Mereka berharap dapat terlibat lebih banyak dalam gerakan ini. “Kami meyakini pentingnya program edukasi terkait keberadaan air bersih di Bali, sehingga ingin terlibat langsung dalam proses edukasi kepada masyarakat,” kata Annisa dari Terra Water.

Selain ikut terlibat, perkembangan riset juga sangat diharapkan untuk menambah kesadaran dan pengetahuan masyarakat. “Jika ada, saya mengharapkan adanya riset tentang kualitas air permukaan di Bali,” ungkap Christine. Saran lainnya juga diberikan oleh Windu, terkait hasil yang diperoleh ketika puluhan sumur resapan dibangun. Informasi ini pun dapat diperoleh langsung melalui website resmi BWP, yaitu baliwaterprotection.net.

Berbagai masukan dari para stakeholder akan sangat membantu gerakan BWP untuk menghadapi permasalahan air tanah di Bali. Keterlibatan mereka dan tentunya masyarakat menjadi instrumen penting untuk keberlanjutan dan tercapainya gerakan ini.

 
 
 

Berlangganan Buletin IDEP

Berikan bantuan yang akan merubah hidup. 100% mendanai proyek amal.

 

 

IDEP Foundation | Helping People to Help Themselves

IDEP Foundation | Yayasan IDEP Selaras Alam
Membantu Masyarakat Mandiri
Br. Medahan, Desa Kemenuh, Sukawati
Gianyar - Bali
Telp. +62 361 9082983

 

 
 
 

 

IDEP di Instagram